Selasa, 28 Maret 2017

persatuan indonesia

       PERSATUAN INDONESIA




Faktor Pendorong dan Penghambat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Arti dan Makna Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Persatuan/kesatuan berasal dari kata satu yang berarti utuh atau tidak terpecah-belah. Persatuan/kesatuan mengandung arti “bersatunya macam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan yang utuh dan serasi.” Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia berarti persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia. Persatuan itu didorong untuk mencapai kehidupan yang bebas dalam wadah negara yang merdeka dan berdaulat.

Persatuan ialah gabungan (ikatan, kumpulan dan sebagainya) dari beberapa bagian yang sudah bersatu, sedangkan  Kesatuan ialah ke-Esaan, sifat tunggal atau keseutuhan (WJS. Poerwadarminta, 1987).

Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia diwujudkan dalam semboyan pada  lambang Negara Republik Indonesia yaitu ”BHINNEKA TUNGGAL IKA” yang keberadaannya berdasarkan pada PP No. 66 Tahun 1951, mengandung arti beraneka tetapi satu (Ensiklopedia Umum, 1977). 

 rasa cinta bangsa dan tanah air yang kita miliki di Indonesia bukan yang menjurus kepada chauvinisme, yaitu rasa yang mengagungkan bangsa sendiri, dengan merendahkan bangsa lain. Jika hal ini terjadi, maka bertentangan dengan sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Walaupun ditulis cinta bangsa dan tanah air, tidak dimaksudkan untuk chauvimisme. Dengan demikian jelaslah bahwa konsekuensi lebih lanjut dari kedua hal tadi adalah menggalang persatuan dan kesatuan bangsa


CARA-CARA MEMBINA PERSATUAN

agar terbina persatuan dan kesatuan paling kurang terdapat sepuluh hal yang perlu dilakukan:
1.      Berorientasi ke depan dan memiliki perspektif kemajuan;
2.       Bersikap realistis, menghargai waktu, konsisten, dan sistematik dalam bekerja;
3.      Bersedia terus belajar untuk menghadapi lingkungan yang selalu berubah;
4.      Selalu membuat perencanaan;
5.      Memiliki keyakinan, segala tindakan mesti konsekuensi;
6.      Menyadari dan menghargai harkat dan pendapat orang lain;
7.      Rasional dan percaya kepada kemampuan iptek;
8.      Menjunjung tinggi keadilan; dan
9.      Berorientasi kepada produktivitas, efektivitas dan efisiensi







LATAR BELAKANG PANCASILA



Pancasila terkandung banyak nilai di mana dari keseluruhan nilai tersebut terkandung di dalam lima garis besar dalam kehidupan berbangsa negara. Perjuangan dalam memperebutkan kemerdekaan tak jua lepas dari nilai Pancasila. Sejak zaman penjajahan hingga sekarang, kita selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila tersebut.
Indonesia hidup di dalam berbagai macam keberagaman, baik itu suku, bangsa, budaya dan agama. Dari ke semuanya itu, Indonesia berdiri dalam suatu keutuhan. Menjadi kesatuan dan bersatu di dalam persatuan yang kokoh di bawah naungan Pancasila dan semboyannya, Bhinneka Tunggal Ika.

ARTI BHINEKA TUNGGAL IKA

Bhinneka Tunggal Ika adalah moto atau semboyan Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.
kata bhinneka berarti "beraneka ragam" atau berbeda-beda. Kata neka dalam bahasa Sanskerta berarti "macam" dan menjadi pembentuk kata "aneka" dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti "satu". Kata ika berarti "itu". Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan
butuh kita pahami &amalkan dari semboyan "BHINEKA TUNGGAL IKA" tapi pada hakikatnya satu kesatuan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan NKRI


kita harus menanamkan wawasan kebangsaan tersebut berupa:
  1. RASA KEBANGSAAN
  2. PAHAM KEBANGSAAN
  3. SEMANGAT KEBANGSAAN (NASIONALISME)




persatuan indonesia

       PERSATUAN INDONESIA Faktor Pendorong dan Penghambat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Arti dan Makna Persatuan dan Kesatuan B...